Cara Membaca Tablature

(/) Slide Up  (\) Slide Down  (h) Hammer On  (p) Pull Off  (b) Bend (r) Release (v) Vibrato
Ini adalah contoh Tablature atau disingkat menjadi TAB:
E|——————–
B|——————–
G|———–6–8–9–
D|–6–7–9———–
A|——————–
E|——————–
      ↑  ↓   ↑
Setiap jalur menggambarkan senar, dibaca dari atas, mulai dari senar ke-1, ke-2 dan terus sampai senar ke-6 (untuk gitar 6 senar).
Angka yang ada di dalamnya menunjukkan fret mana yang harus dibunyikan pada senar tersebut.
Tanda slide up/down dan lain-lain menunjukkan instruksi memainkannya.
Tanda panah ke atas (↑) berarti memetik senar ke bawah, dan sebaliknya untuk tanda panah ke bawah (↓).

Salah Kaprah Sehari-Hari

Di bagian ini, kita akan membahas istilah umum yang wajib diketahui agar tidak terjadi salah pemahaman dalam latihan (walaupun awalnya harus bersilang pendapat dengan mereka yang terbiasa dengan salah kaprah ini). 😀

Halaman ini akan saya tambahkan isinya sedikit demi sedikit setiap hari. Jadi, sering-sering saja mengunjungi halaman ini sebelum membuka halaman yang lain.

Inilah salah kaprah yang sering terjadi:

  • Sweep picking tidak sama dengan arpeggio
    Apa itu sweep picking?
    Apa itu arpeggio?
    Apa yang membedakan arpeggio dengan chord?
  • Chord tidak sama dengan kunci
    Pengertian chord
    Pengertian kunci/key
    Chord oriented dan key oriented

Sweep Picking Tidak Sama Dengan Arpeggio

Seringkali saya menemukan salah kaprah dalam pemakaian kata sweep untuk arpeggio, padahal keduanya berbeda, walaupun sering ditemukan pada pengaplikasian yang sama.

Apa Itu Sweep Picking?

Sweep adalah tekhnik pemetikan yang searah dengan perpindahan senar.
Sebagai contoh, sweep dalam A Locrian, perhatikan arah panah yang berarti arah petikan:
E|——————————————————————————
B|———————————————8——————————–
G|————————7—–8—–10———–10—–8—–7———–
D|—–7—–8—–10————————————————-10—–
A|——————————————————————————
E|——————————————————————————
          ↑      ↓       ↑     ↑      ↓       ↑       ↓       ↓       ↑      ↓      ↓ 
Pada contoh di atas, kita bisa melihat sweep picking dilakukan pada tiga tempat (ditandai dengan panah warna hijau), yaitu:
  1. Perpindahan dari senar 4 fret ke-10 (C) ke senar 3 fret ke-7 (D)
  2. Perpindahan dari senar 2 fret ke-8 (G) ke senar 3 fret ke-10 (F)
  3. Perpindahan dari senar 3 fret ke-7 (D) ke senar 4 fret ke-10 (C)

Apa Itu Arpeggio?

Arpeggio adalah memainkan nada yang menjadi elemen pembentuk chord secara satu persatu. 
Contoh, ini adalah chord C Major:
E|—–12———————
B|—–13———————
G|—–12———————
D|—————————–
A|—————————–
E|—————————–
          ↑     
Dan ini adalah arpeggio C Major, pehatikan arah petikannya:
E|———————12—–
B|————-13————-
G|—–12———————
D|—————————–
A|—————————–
E|—————————–
          ↑     ↓        ↑ 

Ini juga merupakan arpeggio C Major:

E|————-12————-
B|———————-13—-
G|—–12———————
D|—————————–
A|—————————–
E|—————————–
          ↑     ↓        ↑ 
Dan ini adalah memaikan arpeggio C Major dengan sweep picking, pehatikan arah petikannya:
E|———————12—–
B|————-13————-
G|—–12———————
D|—————————–
A|—————————–
E|—————————–
          ↑             ↑ 

Bisa dilihat bahwa menggunakan swep picking saat memainkan arpeggio dalam bentuk ini sangat efisien, oleh karena itulah timbul salah kaprah bahwa sweep picking = arpeggio. Sweep picking saat memainkan sebuah scale (jalur) sering disebut dengan nama economy picking, namun istilah ini kurang populer.

Apa Yang Membedakan Arpeggio Dengan Chord?

Secara sangat sederhana, chord adalah membunyikan tiga nada atau lebih secara bersamaan, sementara arpeggio adalah memainkan nada-nada pembentuk chord tersebut secara satu-persatu.

Chord Tidak Sama Dengan Kunci

Sebagian dari kesalahan pemakaian istilah ini bisa kita temukan dalam percakapan sehari-hari, misalnya:

A: Lagu itu kuncinya apa saja?
B: Oh… C, A minor, D minor, ke C ke G ke C lagi.

Wow, tunggu, band sekelas Dream Theater saja tidak terus menerus melakukan perubahan kunci seperti itu. Lantas apa yang harus diperbaiki? Pertanyaannya yang harus diperbaiki (dan jawabannya juga sih). Ini jadi bahasan kita yang pertama.

Pengertian Chord

Chord adalah gabungan tiga nada atau lebih yang dibunyikan secara bersamaan sehingga menghasilkan harmoni.
Contohnya:
Chord Major = 1(do) + 3(mi) + 5(so)
Sehingga membuat C Major menjadi = C + E + G

Pengertian Kunci (Key)

Adalah di mana root sebuah lagu berada. Sederhananya, kalau kita melihat ada tertulis do = C di awal sebuah lagu, itu berarti lagu tersebut memiliki progresi chord dalam C Major.
Urutan chord dalam C Major adalah:
C Major – D minor – E minor – F Major – G Major – A minor – B minor b5
Sebuah lagu yang memiliki perubahan penggunaan kunci di dalamnya disebut memiliki key changes (perubahan kunci).
Cara mengetahui kunci sebuah lagu adalah:
  1. Membaca dari petunjuknya (misalnya, do = C)
  2. Melihat key signature, yaitu penempatan tanda # (sharp) dan b (flat)

Semakin bingung? Tenang, ini baru halaman pertama yang tujuan dibuatnya memang untuk memancing rasa penasaran kamu. Semua akan terjawab satu persatu dengan cara yang menyenangkan.

Setelah menangkap perbedaan antara chord dan kunci, kita akan melanjutkan dengan penggunaanya dalam berimprovisasi. 

Pengertian Improvisasi Menggunakan Key Oriented dan Chord Oriented

Kita dapat menggunakan cara key oriented dan chord oriented alam berimprovisasi. Di bagian tentang perbedaan key dan chord, kita sudah membahas perbedaan antara keduanya. Dan kali ini kita akan menggunakannya untuk kemudahan kita dalam berimprovisasi.

Apa Itu Key Oriented

Saya lebih menyukai penggunaan key oriented dalam melakukan improvisasi, alasannya sederhana, yaitu karena lebih mudah. Yang perlu kita ketahui hanyalah dalam kunci (nada dasar) apakah lagu itu, maka kita hanya perlu memainkan nada yang ada di dalam kunci itu.
Contoh: Kita bisa memainkan scale (jalur nada) C Major sepanjang lagu dengan do = c. 

Apa Itu Chord Oriented

Hal yang berbeda terjadi pada Chord Oriented. Sesuai namanya, scale yang kita mainkan pun berubah sesuai dengan perubahan chord pada lagu itu.
Contoh: Lagu dengan chord progression C – Am – Dm – G, maka kita akan memainkan scale C major ketika lagu berada pada chord C, memainkan scale A minor ketika lagu pada chord Am, dan seterusnya. 

Ini jelas lebih merepotkan, tapi hasilnya akan lebih “berwarna”. Cara paling mudah untuk berimprovisasi menggunakan chord progression adalah dengan memainkan arpegio. Ini akan kita bahas nanti. 

Halo teman Calon Rocker!