Tutorial Soundtrap: Perekam Audio Gratis Berbasis Cloud Untuk Semua Perangkat

tutorial soundtrap

Halo teman Calon Rocker!
Kali ini kita bakal bahas Tutorial Soundtrap Perekam Audio Gratis Berbasis Cloud Untuk Semua Perangkat. Ada 2 versi Soundtrap, untuk perangkat mobile, dan untuk perangkat desktop/laptop.

Kali ini kita akan membahas versi desktopnya. Versi desktop ini berjalan melalui web browser (web app), yang artinya siapa saja yang memiliki akses ke browser internet bisa memakainya.

Ini adalah kabar baik bagi pemakai Chromebook yang menjalankan Chrome OS, dan bagi para pemilik perangkat desktop dengan spec pas-pasan. Karena, Soundtrap tidak membuatuhkan instalasi dan download audio berukuran besar (tidak seperti GarageBand).

Kelebihan Soundtrap: Berjalan dan bersuara lebih baik daripada daw cloud lainnya (Bandlab).

Kekurangan Soundtrap: Kinerjanya sangat tergantung koneksi internet yang dimiliki (sama seperti web app pada umumnya).

Tutorial Soundtrap Step by Step

Pertama-tama, kita membutuhkan akun dengan cara mendaftar di https://soundtrap.com. Dengan mendaftar, maka kita dapat menggunakan/menemukan proyek lagu kita di perangkat lain. Misalnya, kita membuat musik dasar di hape, untuk kemudian kita poles di laptop (dan sebaliknya)

Kemudian kita perlu menuju ke bagian My Projects > Enter Studio. Di sinilah sebagian kerja kita dilakukan.

tutorial soundtrap

Kalau kita sudah pernah membuat proyek di hape, maka proyek kita akan tampil di halaman depan.

Di artikel kali ini kita hanya akan membahas pengerjaan proyek mulai dari awal. Begitu masuk ke “Studio” kita akan diberi pilihan Music atau Podcast. Di sini kita pilih Music (atau Podcast untuk Podcaster)

tutorial podcast

Setelah memilih Music, sebuah multi tracks yang keren akan dipaparkan untuk kita. Darimana kita memulai?

Tutorial Soundtrap: Mencari Loops Yang Sesuai

Untuk tutorial ini, mari kita bahas menggunakan Audio Bank yang sudah disediakan secara gratis untuk kita. Cara membukanya adalah dengan klik tombol biru bergambar not balok di kanan atas.

Yang akan membuka koleksi Loops. Cara menggunakan Loops ini sangat mudah. Kita bisa mengetik apa yang kita cari, dan kalau ada maka pilihan itu akan muncul.

Atau sedang merasa random? Kita bisa klik tombol-tombol di bwahnya untuk memberikan kita koleksi loops yang dimiliki Soundtrap.

tutorial soundtrap

Kita bisa juga menekan tombol untuk menunjukkan hasil pencarian lebih spesifik. Contoh di bawah ini adalah hasil klik Drums dan Rock:

Kita bisa menambahkan tanda ❤️ untuk loop yang kita sukai untuk ditemukan lagi dengan memilih “Only favorites”.

Ini berguna buat kita yang sedang membuat proyek yang membutuhkan konsistensi agar hasil suaranya tidak belang-belang.

Cara Memasukkan Loops Ke Track

Cara memasukkan Loops ke track bisa dengan cara klik dua kali (double click) loop yang kita inginkan, atau dengan cara menarik dan menempatkannya di track yang kosong.

Nah, inilah track pertama kita. Sekarang, mari kita mempelajari fungsi tombol-tombol yang ada di track itu.

Fungsi Tombol Pada Track Soundtrap

Dari kiri ke kanan:

  1. Pengatur suara instrument
  2. Menyala-matikan fungsi perekaman di track itu
  3. Volume track
  4. Solo
  5. Mute
  6. Automation

1. Pengatur Suara Instrument

Ketika tombol ini diklik, maka properti track ini akan terbuka.
Di situ kita bisa melakukan pengaturan:

  • EQ (Bass-Treble)
  • Reverb (efek gaung)
  • Pan (semakin ke kiri tombolnya, maka suara lebih dominan suaranya di kiri, dan sebaliknya)
  • Volume (untuk mengatur seberapa keras track itu berbunyi).

Ada 4 tombol lainnya yang akan kita bahas sekarang.

Yang pertama adalah tombol Instrument Presets.

Yang ketika kita klik akan membuka preset (settingan pabrik) untuk track itu. Saran gw sih jauh-jauh dari tombol ini sampai proyek selesai dan mau memasuki tahap mixing.

Kenapa jauh-jauh? Karena pilihan presetnya buanyak banget!

Pilihan Instrument Presets Soundtrap

Yang kedua adalah pilihan amplifier.

Yang ketiga adalah Add Effect yang kalau kita klik bakalmenunjukkan koleksi efek Soundtrap untuk dipilih.

tutorial soundtrap

Kalau kita klik…

tutorial soundtrap
Tomblok Play Untuk Preview Suara Yang Dihasilkan

Dan, yang keempat adalah tombol Save Preset, yang fungsinya untuk menyimpan settingan kita (termasuk amplifier dan efek).

Caea untul Load Preset atau memanggil kembali preset kita adalah dengan menemukannya di bagian Instrument Presets. Mudah, kan?

tutorial soundtrap

2. Menyala-Matikan Fungsi Perekaman di Sebuah Track

tutorial soundtrap

Track yang memiliki tombol R menyala seperti gambar di atas artinya siap untuk proses rekaman.

3. Tombol Volume

Tombol ini hanya mengatur volume track yang bersangkutan. Sementara Master Volume ada di bagian bawah, di samping waktu dan tombol perekam.

Master Volume

4 dan 5. Tombol Solo dan Mute

Tombol Solo fungsinya untuk membunyikan hanya track yang di-Solo-kan. Track Solo bisa lebih dari 1 track.

Sebaliknya, tombol mute justru mematikan suara track yang bersangkutan (juga bisa lebih dari 1 track).

6. Tombol Automation

Tombol Automation ini memiliki 3 sub-menu, yaitu Pan, Sweep, dan Volume.

A. PAN

Pan artinya di mana suara track itu akan dibunyikan. Semakin ke bawah, suara akan semakin dominan ke kiri. Sementara, semakin ke atas akan semakin ke kanan. Pososisi netral berada di tengah.

Kita bisa merubah pan dengan cara memberi titik pada garisnya, lalu kita gerakkan ke atas dan ke bawah.

Suara Mulai Dari Kiri Ke Kanan, Berakhir ke Tengah

B. SWEEP

Automation pada Sweep adalah untuk mengatur seberapa level yang dipilih mempengaruhi track audionya. Ada 5 macam pilihan efek di dalamnya.

B. VOLUME

Tentu saja untuk mengatur volume tracknya. Semakin ke bawah akan semakin kecil, sementara semakin ke atas akan membuat volume semakin besar. Ini cocok untuk membuat fade-in/out.

Tutorial Soundtrap: Memulai Sebuah Project

Setelah mengetahui tentang track, mari kita ke menu utamanya, Memulai Sebuah Project! Ada fundamental pembuatan sebuah lagu yang di era digital ini dengan mudah diputar-balik.

Namun, ada baiknya sebuah project dibuat menjadi mudah (apalagi untuk kolaborasi) untuk mencegah sebuah project maju-mundur atau malah jalan di tempat.

Untungnya Soundtrap menyediakan fasilitas untuk membantu kita membuat lagu lebih cepat dan benar. mari kita kembali ke tombol yang ada di kanan atas (sebelah Loops).

Paling kiri adalah tombol Grid yang fungsinya “mengunci” gerakan playhead kita ke bagian segmen sebuah track. Jadi seandainya kita nyalakan, playhead akan bergerak mengikuti hitungannya. Misalnya Bar 1 di hitungan 1,2,3, dan 4 secara presisi.

Apabila dimatikan, maka playhead bisa berhenti di mana saja.

Di tengahnya, Grid Setting (icon gerigi) berisi settingan lebih banyak lagi.

Grid Size adalah untuk mengatur dalam nilai nada berapa tombol Snap to Grid bekerja. Gambar di bawah ini menunjukkan perbedaan grid 1/4 vs 1/8.

Settingan Grid 1/4
Settingan Grid 1/8

Di bawahnya ada settingan Time Signature 3/4 dan 4/4. Time signature 3/4 artinya ada 3 ketukan dalam 1 bar, sementara 4/4 artinya ada 4 ketukan dalam 1 bar.

Dua gambar di bawah ini menunjukkan perbedaan 3/4 dengan 4/4.

tutorial soundtrap
4/4
tutorial soundtrap
3/4

Di sebalah kanannya, ada tombol Cycle mode on/off yang fungsinya mengatur apakah kita akan memainkan seluruh part lagu, atau hanya bagian yang ditandai .

Cycle Mode On/Off
tutorial soundtrap

Gambar di atas menunjukkan bahwa lagu hanya akan dimainkan sampai akhir bar kedua (garis cycle berwarna biru muda), lalu berulang lagi ke bar pertama walaupun track tersebut panjangnya 4 bar.

Bagian yang (menurut gw) paling penting justru ada pada 3 tombol di bawah. Yaitu, tombol Key (kunci), Tempo, dan Metronome.

tutorial soundtrap

Key adalah untuk menentukan nada dasar (kunci) dari sebuah lagu.

Kalau Menu Key Diklik

Selanjutnya adalah menu tempo, yang asiknya bisa kita tap untuk menentukan tempo sebuah lagu.

Jangan Lupa Untuk Klik Confirm Sesudahnya

Dan, yang terakhir adalah menu Metronome yang akan berbunyi sesuai dengan tempo yang tadi kita Tap atau ditentukan sendiri. Di sini kita bisa mengatur bunyi metronome, volumenya, dan berapa hitungan sebelum mulai merekam (count-in).

Tutorial Soundtrap: Menambah Track Baru

Anggaplah kita sudah mempersiapkan properti lagu kita dengan baik. Ini saatnya menambah track baru, kan?

Kita bisa menambah track dengan klik kolom Add New Track di bawah track yang sebelumnya kita buat.

tutorial soundtrap

Di bagian paling bawah ada menu untuk Import File, dan Loop Library. Import File adalah untuk memasukkan file audio yang sudah kita punya di komputer kita. Sementara, Loop Library adalah yang kita bahas di awal tulisan ini.

tutorial soundtrap

Yang mendukung input audio adalah Voice dan Guitar/Bass Amp. Sementara sisanya menggunakan MIDI.

tutorial soundtrap

Setelah Merekam Sebuah Track

Setelah proses rekaman berjalan mulus, mari sekarang kita lihat ada menu tambahan di track kita.

Dengan klik tiga titik di atas kanan, kita akan mendapatkan menu seperti ini:

Di sini kita bisa mengubah nama track menjadi lebih relevan , misalnya interlude 01 dengan cara klik Rename.

Duplicate track fungsinya untuk membuat kopian sama persis dengan track yang diduplikat.

Delete track tentu saja untuk menghapus track.

Freeze track untuk sementara waktu “menonaktifkan” track. Ini berguna kalau komputer kita semakin berat kerjanya akibat semakin banyaknya track yang kita buat.

Import adalah untuk memasukkan file yang sudah kita punya ke track ini. Sementara export adalah untuk membuat file audio khusus dari track ini. Misalnya untuk diimport ke project yang lain.

Tutorial Soundtrap: Cara Download Lagu Kita

Ok, ceritanya masterpiece kita sudah jadi. Lantas bagaimana cara mengambil file kita dari cloud (server Soundtrap)?

Ada 2 cara. Yang pertama adalah melalui menu File (lihat gambar).

Yang kedua adalah melalui menu SAVE yang letaknya ada di bagian tengah atas Soundtrap. Silahkan ikuti petunjuk dalam gambar.

Klik Save
Tunggu Mixing Selesai
Maka Icon Panah Menjadi Aktif (Klik Untuk Download)

Kesimpulan Soundtrap

Dalam proses mempelajari Soundtrap, gw memutuskan bahwa ini adalah DAW favorit gw (setelah GarageBand). Tidak (atau belum) ada hal yang memberi alasan untuk tidak menyukainya.

Dengan GUI yang intuitif, membuat Soundtrap jadi mudah dipelajari namun cukup menarik untuk diperdalam.

Soundtrap VS GarageBand

Minus:

  • Tidak bisa bekerja secara offline
  • Performa tergantung koneksi internet
  • Audio Library tidak sebanyak GarageBand

Plus:

  • Tidak butuh instalasi
  • Tidak butuh download apa-apa
  • Ada fasilitas Tap Tempo
  • Bisa zoom-in/out (mengikuti web browser)

Nah, sepertinya sekian dulu buat sekarang, gw akan tetap membuat artikel ini terbuka untuk perkembangan selanjutnya.

Calon Rocker out!